Friday, August 17, 2018

awal muharram dan kejutan yang menanti




Tahun 2017 Awal Muharram jatuh pada hari Jumaat 22 September rujuk Utusan news Sini

Tahun ini awal muharram 1440 H, jatuh pada hari Rabu 12 Sept 2018 Mari kita lihat kata para alim tentang awal Muharaam dalam  kitab lama (Bintang 12)

Menurut Abu Masyaar Al Falaqi, pada tahun 1440H yg akan bermula pada 1 Muharam bersamaan 11 Sept 2018 /Selasa adalah hari akan berlaku banyak banyak bencana Suasana politik tanah air yg sudah bertukar kepada  golongan kiri tentunya memberi banyak kejutan. 

Ramalan tentang awal Muharram menurut Abu Masy’aar Al Falaqi 
dalam bukunyamengatakan hari awal Muharram berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di tahun itu:

Pertama, kalau awal Muharram jatuh hari Ahad/minggu, maka penguasa itu biasanya banyak yang berbuat zalim, melakukan kemaksiatan, zina, berjudi, miras dan keadaan ekonomi merosot.

Kedua, kalau awal Muharram jatuh hari Isnin, umumnya di tahun itu akan terjadi peningkatan sektor perkebunan dan pertanian (buah-buahan dan sejenisnya), keadaan lebih aman dan damai tetapi sesekali terjadi kejuatan-kejutan yang membuat kita cemas dan khawatir.

Ketiga, kalau awal Muharram jatuh hari Selasa, maka banyak bala bencana yang akan diturunkan, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor dan perkelahian.

Keempat, kalau awal Muharram jatuh hari Rabu, maka tahun itu akan kekurangan sembako(sandang dan pangan), korupsi menjadi-jadi.

Kelima, kalau awal Muharram jatuh hari kHamis, maka tahun itu para penguasa lebihmementingkan pribadi dan yang menghawatirkan kita tahun itu akan banyak terjadi kerusuhan.

Keenam, kalau awal Muharram jatuh hari Jumaat, tahun itu biasanya suasananya sederhana dan akhlak dan moral kita akan lebih baik.

Ketujuh, kalau awal Muharram jatuh hari Sabtu, maka tahun itu keadaan selalu berubah-ubahalias tidak menentu dan banyak turun penyakit, tetapi tanam-tanaman lebih subur

Credit Ahmad Syafiudin dari Indonesia

Saturday, March 17, 2018

Ulama tak sepatutnya menjadi pemimpin

Ulama’ dan ilmuwan tidak sepatutnya berpolitik. Tugas ulama’ dan ilmuwan jauh lebih besar dan penting daripada politik kepartian.

Memang benar politik adalah sebahagian aspek kehidupan yang diatur oleh Islam. Namun ini tidak bermakna perjuangan politik adalah perjuangan Islam. Menyamakan dua perkara yang berbeza adalah suatu bentuk kezaliman dan kerosakan. Tidak semua perkara yang kita lakukan di dunia ini mempunyai nilai politik, berkenaan dengan politik. Agama tidak boleh dipolitikkan, pendidikan dan undang-undang tidak boleh dipolitikkan.


Tugas ulama’ dan ilmuwan adalah mendidik dan memberi bimbingan kepada seluruh masyarakat dalam pelbagai aspek kehidupan, tanpa mengira ideologi dan golongan, ia mesti berbicara mewakili umat dan untuk kepentingan umat. Ia tidak boleh berbicara untuk kepentingan peribadi dan golongan tertentu sahaja. Apabila seseorang ulama’ berpolitik maka pandangannya menjadi bias dan akan dilihat hanya mewakili parti tertentu sahaja demi meraih tujuan politik sahaja.

Sebagai pewaris Nabi, kedudukan ulama’ sangat tinggi, namun kerana dikaburi oleh kepentingan duniawi maka sebahagian ulama’ (palsu) sanggup merendahkan martabatnya dan berkhidmat untuk politikus.

Ehsan Dr Khalif Muammar

Tuesday, January 2, 2018

hand bag!

Selamat tahun baru 2018

Dalam hampir 9 tahun saya berblogging santai tanpa KPI , terkejut juga bila statistik pengunjung blog sudah hampur mencecah 1 juta orang

Bak kata pepatah Inggeris, something new , something borrowed.....saya meneliti gambar gambar prasasti purba dan kelihatannya satu item penting aksesori  wanita tidak pernah lupiut dari sejarah peradaban manusia

Tentunya keberadaan aksesori ini dalam prasasti si keliling dunia mengagetkan.



Hand bag dari Armenia


hand bag dari Babylon (Iraq)

Hand bag dari Colombia

Hand bag dari Hittite (Turkey)


Hand bag dari Mesir


                                                        Hand bag dari Indonesia

                                                            Hand bag dari Syria


Salam tahun baru 2018 dan nampaknya wanita akan terus teruja membawa aksesori kuno ini kurun berkurun lamanya. There is always something new and something borrowed , but handbags will never fade from being  the fashion of humankind

Sunday, August 27, 2017

Prasasti Garut yang mempunyai aksara Ibrani (tulisan bangsa Yahudi)





INILAH, Garut- Kompleks bebatuan unik bersusun mirip di  Gunung Padang Cianjur , Desa Margalaksana Kecamatan Bungbulang selatan Kabupaten Garut baru-baru ini diduga  hasil karya manusia zaman purba dibuat setidaknya sekitar 3.000 tahun sebelum masehi (SM).

Komplek Batu Raden disebut-sebut berpotensi sebagai situs megalitikum memiliki punden berundak yang luasnya melebihi situs Gunung Padang yang memiliki luas bagian permukaan sekitar 900 m2.

“Hasil analisa sementara, batu ini bukan hasil alam, tapi hasil tangan manusia. Ini berdasarkan penelitian TIM MARI (Masyarakat Arkeologi Indonesia) dari Bandung kemarin. Tampaknya, memang perlu penelitian lebih lanjut,” kata Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut Cecep Saeful Rahmat, Selasa (18/7/17).

Camat Bungbulang Heri Hermawan berpendapat komplek Batu Raden belum bisa diputuskan sebagai situs purbakala, atau lainnya.

"Harus berdasarkan kajian pihak berkompeten, dan saat ini sedang diupayakan untuk itu," ujarnya.

Berbeda dengan dikemukakan Koordinator Tim Paguyuban Jagaraksa Karuhun asal Bungbulang Anwar Sodik yang mendampingi Tim MARI selama penelusuran lapangan.

Sodik menuturkan, berdasarkan hasil penelusuran dilakukan Tim MARI termasuk di dalamnya Tim Geologi Universitas Padjajaran, dan Tim Peneliti Kebudayaan yang berpengalaman melakukan penelitian di situs Gunung Padang Cianjur, pada kompleks Batu Raden ditemukan fakta-fakta baru lebih kaya dibandingkan situs Gunung Padang.

Situs Batu Raden yang berada sekitar 300 meter di atas permukaan laut berjarak sekitar 3-4 kilometer dari pantai selatan Cijayana Mekarmukti Garut itu diduga memiliki luas areal mencapai 24.000 hektare meliputi empat desa, termasuk wilayah Desa Margalaksana Kecamatan Bungbulang, dan Desa/Kecamatan Mekarmukti.

Selain bebatuan berbentuk balok/pancang/tiang berbagai ukuran, serta batu bundar bersusun disebut batu susun, di komplek Batu Raden juga ditemukan batu berlapis disebut batu belang, atau batu sisik karena bentuknya persis sisik ikan.

Batu susun ditemukan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikawung dengan ketinggian dinding berkisar 50 meter hingga 70 meter. Berjarak sekitar 1,2 kilometer dari sana ditemukan dinding batu belang, atau batu sisik berketinggian 70 meter hingga 90 meter dengan bagian dinding baru tersingkap dari sebelumnya tertutup tetumbuhan sepanjang 300 meter.

Di bagian bawahnya terdapat tumpukan batu susun masuk kawasan Leuweung (hutan) Raden. Batu pancang/tiang sendiri ditemukan sedikitnya di 30 titik.

Pada masing-masing dinding batu mulai bagian bawah hingga puncak terdapat semacam undakan, mirip situs-situs punden berundak mirip di kawasan situs cagar budaya punden berundak Batu Lulumpang Cimareme Banyuresmi Garut, dan daerah lainnya, termasuk situs Gunung Padang.

“Dinding-dindingnya itu selain berundak, juga terdapat beberapa lubang semacam tempat berpijak untuk menaiki dinding batu. Ini menguatkan dugaan para ahli kemarin bahwa Batu Raden ini merupakan buatan manusia, bukan bentukan alam. Kalaupun ini bentukan alam, namun tetap ada keterlibatan perlakuan manusia di dalamnya. Makanya komplek Batu Raden ini pun layak disebut situs budaya, atau situs prasejarah,” kata Sodiq disertai Pamager Luar Paguyuban Jagaraksa Karuhun Jajang Sopyan.

Yang lebih menguatkan bila kompleks Batu Raden itu merupakan situs budaya, lanjut Sodik, di sekitar lokasi juga ditemukan dinding batu tulis dengan tulisan diduga berbahasa/aksara Ibrani, salah satunya di Kampung Cibiru Ranca Kawung Desa/Kecamatan Mekarmukti.

Juga, terdapat sejumlah bangunan makam tua misterius berukuran besar dan panjang di lokasi berbeda. Salah satunya makam sepanjang 7 meter dengan lebar 2 meter disebut makam Raden Purba Kawasa di kawasan Leuweung Raden Kampung Cikaso Mekarmukti.

“Yang cukup aneh, pada susunan batu-batu yang ditemukan itu ada semacam lem atau semen yang mengikat satu batu dengan lainnya. Ada dugaan juga jika di balik dinding-dinding batu di situ Batu Raden ini sudah terbangun ruangan-ruangan,” kata Sodiq.

Dengan sejumlah temuan itu, apakah situs Batu Raden akan menjadi situs prasejarah fenomenal paling besar di dunia menggeser situs Gunung Padang yang sebelumnya disebut-sebut situs prasejarah terbesar ?

Semuanya masih menjadi misteri. Berbagai riset dan penelitian masih harus terus dilakukan untuk menemukan fakta-fakta ilmiah terbaru untuk mengungkap apa sebenarnya yang ada di balik Situs Batu Raden ini. [ito]

Friday, August 25, 2017

Ganjaran puasa di bulan Zulhijjah



Bulan dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Al-Quran sendiri menyebutnya sebagai syahrul harom (bulan harom). Dimana pada bulan-bulan yang termasuk syahrul harom ini, yaitu bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab, umat muslim dilarang untuk berperang kecuali dalam keadaan membela diri dan benar-benar terpaksa.
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah , dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram …” (QS. Al Maidah (5): 2).
Oleh karenanya, dalam bulan ini kita disunnahkan untuk memperbanyak amal ibadah seperti berpuasa 10 hari Dzulhijjah, puasa arofah, solat idul adha, menyembelih hewan qurban, memperbanyak dzikir dan shodaqoh.
أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

“Ada empat hal yang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam belum pernah meninggalkannya: puasa ‘Asyura, Al ‘Asyr (puasa 10 hari Dzulhijjah), puasa tiga hari tiap bulan, dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR. An Nasa’i)
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

“Nabi ditanya tentang puasa hari ‘Arafah, beliau menjawab: “Menghapuskan dosa tahun lalu dan tahun kemudian.” (HR. Muslim)
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar: 2)
 
Lalu, peristiwa besar apa sajakah yang terjadi pada bulan ini sehingga al-Qur’an pun turut memuliakan bulan ini?...Dalam kitab Durrotun Nasihin dijelaskan bahwa ada 10 kelebihan pada 10 hari pertama bulan dzulhijjah.
 
Hari pertama, hari diampuninya nabi Adam. Barangsiapa berpuasa di hari itu akan diampuni segala dosanya.
 
Hari kedua, hari diterimanya doa nabi Yunus dan dikeluarkannya dari dalam perut ikan. “Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, maka akan dapat pahala selama 1 tahun tanpa mendurhakai Allah walaupun sekejap mata.
 
Hari ketiga, Allah mengabulkan do’anya nabi Zakaria. Barangsiapa yang berpuasa, maka do’anya akan dikabulkan oleh Allah.
 
Hari keempat, hari dilahirkannya nabi Isa. Barangsiapa pada puasa hari itu, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dan kekafirannya dan pada hari kiamat kelak akan dikumpulkan dengan orang yang baik – baik dan mulia.
 
Hari kelima, hari dilahirkannya nabi Musa. Barangsiapa yang berpuasa, maka akan terhindar dari sifat munafik dan siksa kubur.
 
Hari keenam, hari dimana Allah membuka pintu kebaikan pada nabi Muhammad Barangsiapa berpuasa pada hari itu, Allah memperhatikan kepadanya dengan penuh kasih sayang.
 
Hari ketujuh, hari ditutupnya pintu-pintu jahannam dan tidak akan dibuka hingga berlalunya hari kesepuluh. Barangsiapa puasa pada hari itu, Allah menghindarkan dari pahalanya 30 pintu kesukaran dan membukakan baginya 30 pintu kemudahan.
 
Hari kedelapan, disebut hari Tarwiyah. Barangsiapa puasa pada hari itu, akan diberi pahala yang nilainya hanya Allah yang tahu.
 
Hari kesembilan, hari Arafah. Barang siapa puasa pada hari itu, Allah mengampuni dosa setahun yang lalu dan tahun yang akan datang.
 
Hari kesepuluh, hari Raya Idul Adha. Barang siapa berkurban dengan hewan kurban, maka mulai tetesan darah yang jatuh ke tanah Allah mengampuni dosanya dan dosa keluarganya. Dan siapa yang memberi makan orang mukmin atau bersodaqoh, maka Allah akan membangkitkan di hari kiamat dengan selamat dan timbangannya menjadi lebih berat dari gunung Uhud.

Demikian, semoga bermanfaat...

Wednesday, August 23, 2017

Red Indian dulu Islam

Red Indian atau American Indian  dulunya Islam terutama suku Cherokee. Malah nama Tallahassee rupanya nama Islam dalam slanga Indian

Treaties Peace and Friendship yang ditandatangani di sungai Delaware pada 1787 yg dibuat antara Red Indian yang terpelajar dengan pihak Inggeris dan menurut hukum Al Quran. Treaties itu di tandatangani oleh nama Islam iaitu Abdel Khak dan Muhamad Ibni Abdullah!

Treaties itu sangat detail dengan perincian dari segi keharmonian hidup berkomuniti, undang undang maritim, perkapalan dan pentadbiran kerajaan atau governance semasa

Setelah dijajah lebih 200 tahun Red Indian yang dulunya cultured hilang jatidiri dan jadi masyarakat melarat seperti sekarang. 

Yang duduk di dalam Kem Reserve Red Indian tak ubah seperti pelarian dengan masalah alkoholisme dan yang duduk di tengah masyarakat Barat telah hilang identiti. Tiada lagi Red Indian yang menganut ugama Islam sebab  telah murtad!

Gambaran ini akan terjadi di Malaysia jika kita dijajah bangsa yang bencikan Islam. Kita dah lihat bunga bunganya di Pulau Pinang dan Selangor. Untung Selangor maseh mempunyai Sultan yang menjaga kemurnian ugama Islam di negeri itu




Monday, August 7, 2017

Gerhana bulan malam ini





Nabi Muhammad Saw pernah bersabda yang kemudian dimuat dalam hadis Al Bukhari Nomor 1043 dan Muslim Nomor 915.

"Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua ayat (baca: tanda) dari ayat-ayat Allah (yang tersebar di alam semesta). Tidak akan terjadi fenomena gerhana matahari dan bulan karena kematian seseorang atau karena hidup (baca: lahirnya) seseorang. Apabila kalian melihat (gerhana) matahari dan bulan, maka berdoa dan shalat kepada Allah sampai (matahari atau bulan) tersingkap lagi."

Sahabat Rasulullah Abu Musa Al Asya'ari pernah mengatakan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda bila Allah memberikan rasa takut kepada hambanya dengan tanda-tanda berupa gerhana. Maka, bila kamu melihatnya, segera berdzikir, mengingat kebesaran Tuhan, berdoa dan meminta ampun.

Bukan fenomena alam biasa
Sabda nabi tersebut mengingatkan kepada kita bahwa fenomena gerhana matahari dan bulan bukanlah peristiwa alam biasa. Kehadiran gerhana mengandung arti, makna dan hikmah serta pesan-pesan tersendiri kepada umat Islam dan manusia di bumi.